Database ODBC dan JDBC

1. ODBC (Open Database Connectivity)

konektor terkenal dari MySQL yang dijalankan di sistem operasi Windows. Dengan adanya ODBC, MySQL dapat berinteraksi aplikasi-aplikasi di Windows

sebuah standar terbuka untuk konektivitas antar mesin basis data. standar ini menyediakan API yang dapat digunakan untuk menjalankan dan mengoneksikan sebuah aplikasi dengan sebuah sistem manajemen basis data (SMBD)

Tujuan ODBC: Supaya ODBC terbebas dari penggunaan bahasa pemrograman tertentu, sistem manajemen basis data tertentu, dan sistem operasi tertentu.

– Komponen Utama ODBC

1. ODBC API
sekumpulan panggilan fungsi, kode-kode kesalahan dan sintaksis SQL yang mendefinisikan bagaimana data dalam sebuah DBMS diakses.

2. Driver basis data ODBC
Driver (yang berupa dynamic link library) yang mampu memproses panggilan fungsi ODBC untuk sebuah DBMS tertentu.

3. ODBC Driver Manager
bertugas untuk memuat driver basis data ODBC yang dibutuhkan oleh aplikasi.

Jenis Data Source Name (DSN)

berguna untuk menentukan otoritas pemakai database.

– User DSN

    – Bersifat private bagi user pembuatnya,

   – DSN jenis ini hanya dapat dipergunakan/tampak oleh user yang membuatnya (yaitu
user yang login dengan username pembuat DSN tersebut)

   – hanya berjalan pada Windows NT.

– System DSN

     –  Bersifat public dalam sebuah komputer

  – Semua user yang menggunakan komputer dimana Sistem DSN di-install dapat menggunakannya walaupun bukan pembuatnya.

ODBC Arsitektur

ada empat komponen dasar:

1. Aplikasi

    – Melakukan pengolahan dan panggilan fungsi ODBC untuk mengirimkan pernyataan SQL dan mengambil hasil

    – Aplikasi yang menggunakan interface ODBC, melakukan kegiatan sebagai berikut:

  1. Permintaan sambungan, atau sesi, dengan sumber data.
  2. Mengirimkan permintaan SQL ke sumber data.
  3. Permintaan hasil.
  4. Proses kesalahan.
  5. Permintaan melakukan atau rollback operasi untuk kontrol transaksi.
  6. Mengakhiri koneksi ke sumber data.

2. Drive Manager

    -Driver beban atas nama aplikasi

    -untuk memuat driver

    -Driver Manager juga melakukan hal berikut:

  1. Memetakan nama sumber data untuk driver khusus dynamic-link library (DLL).
  2. Proses beberapa panggilan inisialisasi ODBC.
  3. Memberikan titik masuk ke fungsi ODBC untuk setiap driver.
  4. Memberikan validasi parameter dan validasi urutan untuk panggilan ODBC.

3. Driver

    -mengajukan permintaan SQL ke sumber data tertentu

    -hasil kembali ke aplikasi

    -Sebuah driver melakukan tugas-tugas berikut dalam menanggapi ODBC panggilan fungsi dari aplikasi:

  1. Membentuk koneksi ke sumber data.
  2. Menyerahkan permintaan untuk sumber data.
  3. Pengembalian hasil ke aplikasi.
  4. Menyatakan dan memanipulasi kursor jika perlu.

4. Data Source

    – Terdiri dari data pengguna yang ingin mengakses dan sistem yang terkait operasi,
DBMS, dan platform jaringan (jika ada) yang digunakan untuk mengakses DBMS

    – contoh spesifik dari kombinasi produk DBMS dan sistem operasi jarak jauh dan jaringan
yang diperlukan untuk mengaksesnya.

Tampilan odbc

tampilan odbc'

2. JDBC (Java Data Base Connectivity)

merupakan API atau interface database yang dibangun untuk platform java. didalamnya terdapat kumpulan kelas-kelas dan interface yang ditulis dengan bahasa JavaJDBC.

program Java dapat mengakses sistem database managemen berdasarkan spesifikasi standar dari javaSoft APi. JDBC juga menyediakan methods untuk melakukan query dan modifikasi data RDBMS seperti Oracle, SQL server, MySQL, dll menggunakan driver manager

JDBC mirip dengan ODBC (Open Database Connectivity), hanya saja JDBC spesifik digunakan untuk program Java.

Kegunaan JDBC

1. Membantu programmer untuk koneksi dengan data source
2. Membantu mengirimkan query dan update statements ke database
3. Menerima serta memroses hasil yang didapatkan dari database sesuai dengan query yang diberikan.
4. Dapat digunakan untuk membangun koneksi ke data source, mengirim statement ke data source, memproses hasil statement tersebut.

Berikut adalah Skema jdbc

SKEMA JDBC

Komponen jdbc

1. JDBC-API

Melalui komponen ini user dapat melakukan proses query dan perubahan data dalam database

2. JDBC Driver Manager

Merupakan komponen kelas utama yang mendefinisikan object yang mengkoneksikan aplikasi Java ke JDBC driver. Berfungsi untuk mengatur beberapa tipe JDBC database driver yang berbeda.

3. JDBC Test Suite

Memastikan JDBC driver dapat menjalankan program user dan sangat berguna dalam melakukan testing sebuah aplikasi yang menggunakan teknologi JDBC

4. JDBC-ODBC Bridge

Memiliki fungsi utama untuk translasi dari JDBC method calls ke ODBC function calls. Juga mengimplementasikan JDBC untuk semua driver yang didukung oleh ODBC

» Read more

HTTP Request dan HTTP Respond

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk melayani proses yang dilakukan oleh client dan server sehingga dapat saling berkomunikasi.

HTTP dibagi menjadi 2, yaitu:
1. HTTP Request
HTTP request berfungsi untuk membaca dan menjelaskan permintaan pesan yang dikirimkan oleh client. Permintaan atau request yang dikirimkan melalui aplikasi web browser sepert Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer,dan lainnya.

Method HTTP request:

a. GET –> Method HTTP request yang akan menampilkan value-value yang diinputkan oleh user pada alamat URL.

b. POST –> Method HTTP request yang tidak akan menampilkan value-value yang diinputkan oleh user pada alamat URL.
Contoh HTTP Request Header

GET /kategori/desain/blah-blah-blah/ HTTP/1.1

Host: www.namasitus.com

User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.1; en-US; rv:1.9.1.5) Gecko/20091102 Firefox/3.5.5 (.NET CLR 3.5.30729)

Accept: text/html,application/xhtml+xml,application/xml;q=0.9,*/*;q=0.8

Accept-Language: en-us,en;q=0.5

Accept-Encoding: gzip,deflate

Accept-Charset: ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7

Keep-Alive: 300

Connection: keep-alive

Cookie: PHPSESSID=vj2r4q43ibr2t5u5djq1q73vt0

Pragma: no-cache

Cache-Control: no-cache

Arti dari bagian HTTP Request Header

  • Get : Bagian method untuk menandakan jenis request yang digunakan.
  • Path : merupakan bagian dari URL yang diambil setelah nama domain
  • Host : berisi host dan port yang digunakan pada original URL
  • Accept : berisi informasi MIME (Multipurpose Internet Mail Extension) atau tipe informasi yang akan dikenali oleh browser
  • Accept-Encoding : berisi informasi encoding yang dikenali oleh browser
  • Connection : memberitahu ke server apakah client dapat menghandle HTTP connections
  • Cookie : mengirimkan kembali cookie ke server

2. HTTP Response
HTTP response berfungsi untuk merespon request yang dikirimkan oleh client. Pada HTTP response terdapat beberapa kode angka (status code) yang memiliki arti response terhadap request.

Berikut adalah kode-kode angka tersebut:

a

Contoh HTTP Response Header

HTTP/1.1 200 OK

Server: Microsoft-IIS/5.0

Date: Tue, 31 Oct 2012 03:01:44 GMT

Connection: close

Content-Type: message/http

Content-Length: 39

» Read more